Pengertian Anekdot, Struktur, Tujuan, Jenis, Ciri dan Contohnya


    Hey sob? kali ini kita akan membahas banyak mengenai Anekdot. Bagi kalian yang masih memasuki bangku sekolah, pelajaran bahasa indonesia menjadi pelajaran yang paling sering membahas soal anekdot ini, oleh kerena itu kita bagikan disini supaya kita semua bisa mengerti pengertian dari anekdot, mulai dari struktur, tujuan, jenis hingga ke ciri. Oke kita simak pemabahasannya berikut ini.

Pengertian Anekdot Lengkap

Anekdot adalah sebuah karangan cerita atau kisah yang bisa jadi berdasarkan  pengalaman hidup seseorang yang di tulis secara singkat, pendek dan lucu tentang berbagai topik seperti pendidikan, politik, hukum, sindiran, kritikan, dan lain sebagainya. Dan di dalam teks anekdot itu sendiri, perlu di ketahui bahwa teks anekdot tidak hanya berisikan kisah-kisah cerita lucu semata melainkan terdapat juga amanat, pesan moral, serta ungkapan tentang suatu kebenaran secara umum.

Struktur Teks Anekdot

Sebuah teks dengan bentuk anekdot juga mempunyai struktur yang berbeda-beda. Dan struktur tersebut memiliki fungsi untuk membuat teks menjadi lebih rapi dan sesuai, juga benar-benar berbentuk. Berikut ini ada lima macam struktur yang wajib di masukkan dalam sebuah teks anekdot yaitu :

  1. Abstrak, merupakan struktur teks humor paling awal yang ada dalam sebuah teks bernama anekdot. Dan di tempatkan di awal paragraf dengan fungsi untuk menggambarkan mengenai teks tersebut secara umum agar pembaca dapat membayangkan.
  2. Orientasi, adalah suatu awal kejadian pada cerita atau juga bagian yang menjelaskan latar belakang mengapa peristiwa utama dalam cerita dapat terjadi.
  3. Krisis, yaitu sebuah bagian yang menjelaskan mengenai pokok masalah utama dengan warna unik juga tidak biasa. Atau bahkan terjadi pasa penulisnya sendiri.
  4. Reaksi, struktur ini berhubungan erat dengan krisis. Dan merupakan suatu bagian yang akan melengkapi berupa penyelasaian masalah menggunakna cara-cara yang juga unik dan berbeda.
  5. Koda, merupakan struktur teks anekdot yang terahir atau penutup. Berguna untuk mengakhiri atau menutup teks anekdot.

Tujuan Anekdot

Sama seperti teks lainya, anekdot juga mempunyai tujuan yang di tunjukan untuk para pembacanya dalam setiap kisah yang di tuliskan. Dan tujuan tersebut melatar belakangi pengarang untuk menulis teks anekdot. Berikut ini 3 tujuan teks anekdot diantaranya :

  • Untuk sarana pengkritik
  • Sebagai sarana penghibur
  • Untuk membangkitkan tawa bagi para pembacanya.

Ciri Kebahasaan Teks Anekdot

Berikut ini merupakan ciri dari teks anekdot sebagai pembeda dari teks lainya, antara lain sebagai berikut :

  • Teks anekdot bersifat menggelitik, dalam arti akan membuat pembacanya merasa terhibur dengan kelucuan yang ada dalam teks.
  • Memiliki sifat humor atau lelucon, artinya teks anekdot berisikan kisah-kisah lucu atau bualan.
  • Mempunyai tujuan tertentu
  • Mengkisahkan tentang karakter hewan dan manusia sering terhubung secara umum dan realistis.
  • Cerita yang di sajikan hampir menyerupai dongeng
  • Mempunyai sifat menyindir
  • Dapat mengenai orang penting

Jenis Teks Anekdot Dan Contohnya

Anekdot terbagi menjadi 2 macam/jenis yaitu anekdot lisan dan anekdot teks. Berikut adalah jenis-jenis dan contoh dari masing-masing diantaranya :

Anekdot Lisan

Contoh :

  • TBC         : Tidak Bisa Computer
  • KRAM    : Kurang teRAMpil
  • PUCAT    : PUlang CepAT
  • KUDIS    : Kurang DISiplin
  • ASMA     : Asal Mengisi Absen

Anekdot Teks

Contoh :

“(M) sebagai Manager & (P) sebagai Pengemis”

  • M : “Pak, cape ya abis ngemis? Laper ya pak..?”
  • P : Biasa aja tuh, hari ini saya udh makan 3 kali kok
  • M : “Loh..? uangnya cuman buat makan bapak doank? Anak dan istri di rumah makan apa?”
  • P : “Kayak org susah aja..! Malah tdi pagi saya sekeluarga abis ngerayain ultah anak saya yg kelima di Mc. Donald bareng guru2 & tmn2 sekolahnya. Dan siang ini istri dan anak saya barusan BBM saya, mereka lg makan di Pizza HUT tau!”.
  • M : sampai kebingungan dan berkata “Emang bapak ngemis 1 hari dapet brp..?”
  • P : “Nih ya.. Saya kasi tau..!! Saya ngemis dari jam 07.00-17.00. Lampu merah atau hijau waktunya 60 detik. Di setiap 60 detik paling nggak saya bisa dapet Rp 2.000. Dan 1 jam = 60 kali lampu merah Hijau, berarti 60 x 2.000 = 120.000 /jam 1 hari saya kerja 10 jam, 1 jam buat istirahat jadi 9 jam. 9 jam x 120.000 = 1.080.000/hari. Jadi 1 bulan saya kerja 26 hari.26 hari x 1.080.000 = 28.080.000/bulan”.
  • M : Sampai bengong karena kaget mendengar cerita pengemis itu “……”.
  • P : Mas jadi manager gaji per bulannya emang brpa..?
  • M : “6.000.000”
  • P : “Ijasah..?”
  • M : “S-2”

    Oke mungkin itu saja yang bisa kita berikan mengenai artikel "Pengertian Anekdot, Struktur, Tujuan, Jenis, Ciri dan Contohnya" ini, semoga dengan apa yang sudah kita berikan ini dapat bermanfaat bagi Kalian. Jangan lupa untuk like dan Subscribe akun resmi kami untuk mendapatkan info serta update terbaru dari kami. Jika ada Kesalahan atau ada Pertanyaan serta Tambahan bisa isi pada kolom komentar anda. Terimakasih.

Previous
Next Post »

► Dilarang meninggalkan link aktif
► Dilarang komentar yang mengandung sara, pornografi dsb.
► Semoga artikel bermafaat
► Terimakasih sudah berkomentar :)
Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Diberdayakan oleh Blogger.